Thursday, June 16, 2011

MAKANAN KHAS JOGJAKARTA

ke JOGJA harus wisata kuliner :D

Bakpia Khas Pathuk



Gado-Gado dan Lotek



Gudeg



sejarah gudeg "makanan aja punya sejaraha ga mau kalah diaa hahahah" :
Sejarah Gudeg Yang Menjadi Makanan Khas Jogja
Share
0
email
share
Do you like this story?

Sejarah Gudeg Dan Bahan-bahan Gudeg Dan Gudeg Makanan Khas Jogja
Gudeg, makanan khas jogja ini adalah salah satu makanan khas yang diminati oleh beberapa orang, rasanya yang khas dan manis membuat orang mudah ingat dengan makanan yang satu ini, gudeg adalah buah nangka muda (gori) direbus di atas tungku sekitar 100 derajat celcius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya. Sebagai lauk pelengkap, daging ayam kampung dan telur bebek dipindang yang kemudian direbus. Sedangkan rasa pedas merupakan paduan sayur tempe dan sambal krecek.

Gori atau nangka muda, adalah bahan baku utama gudeg yang lebih umum dikenal. Sebab di masa lalu, bahan baku ini sangat mudah diperoleh di kebun-kebun milik masyarakat Jogyakarta, dulu orang Jogya hanya mengenal satu jenis gudeg, yakni gudeg basah. Gudeg kering dikenal setelahnya, sekitar 57-an tahun dari saat sekarang ini. Hal ini setelah orang-orang dari luar Jogja mulai membawanya sebagai oleh-oleh. Keuntungannya, gudeg pun tumbuh sebagai home industry makanan tradisional di Jogja.

Nasi Pecel



Pecel Lele



Sate Klathak

Sunday, June 12, 2011

Guru Kesayangan gw yang kedua

Guru bahasa indonesia Bu ki Hajar dewantara sangat merindukan guru ini..guru yang suka gossip..hahaha..lucu..penuh tawa..yg paling sedih ketika guru ini menangis waktu kelulusan makasih bu :D guru yg sabar ngadepin kita padahal kita suka gangguin ni guru huaaaaaaaaaaaa...BARU PERTAMA KALI SAYA MENCINTAI BAHASA INDONESIA KARENA IBU...bahasa INDONESIA pelajaran yg sangat menyenangkan buat saya walaupun kata orang" itu pelajaran yg mudah.. terll mengampangkan sekali mereka tapi bagi gw bahasa indonesia pelajaran yang susah dn MENYENANGKAN :)


Hal yang ga akan terlupakan #nostalgia

Foto bareng guru yang kata" temen" guru paling menyebalkan tapi gw seneng guru ini dan ga bisa gw pungkiri baru pertama kali gw disentimenin ma guru awalnya ga suka tapi lama" gw terima dgn apa yg guru ini mksd saya termasuk anak nakal di pelajaran dy..why?? gw suka tidur dikelas...suka dpt nilai jelek setiap pelajaran dy *ga pernah mau beljar pelajaran AGAMA* Gimana guru ga sebel ma kelakuan gw suka ngelawan lg.. but banyak" kejadian lucu yg ga akan terlupakan sampe" gw dibilang sobatnya guru ini..MAKASIH BAPAK.. :))


Thursday, June 2, 2011

T.T

ketika semuanya udah berubah dan itu semua taak lagi sama hikzzzz numpang curhattttt :P

sesi foto bareng ma sodara :)






Karimun Jawa *nanti liburan k sana semoga jadi wkwkkwkw *












Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare, Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Berdasarkan legenda yang beredar di kepulauan, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang prihatin atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Dengan maksud mendidik, Sunan Muria kemudian memerintahkan putranya untuk pergi ke sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" (kabur) dari puncak Gunung Muria agar si anak dapat memperdalam dan mengembangkan ilmu agamanya. Karena tampak "kremun-kremun" maka dinamakanlah pulau tersebut Pulau Karimun.

Ekosistem

Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau.

Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah.

Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus.

Penduduk

Karimunjawa berpenduduk lebih dari 8.000 jiwa di lima pulau yang berpenghuni. Tiga suku utama yang menghuni Karimunjawa adalah suku Jawa yang bertani dan memproduksi alat kebutuhan rumah tangga, suku Bugis yang adalah pelaut andal sehingga berprofesi sebagai nelayan, dan suku Madura yang juga berprofesi sebagai nelayan tetapi memiliki kelebihan membuat ikan kering.

Pendidikan di Karimunjawa sudah menjangkau sampai tingkat SMU. Selain memiliki sekitar 10 SD (lima di Karimun, tiga di Kemujan dan masing-masing satu di Parang dan Genting), Karimunjawa juga memiliki satu SMP, Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan SMK Negeri jurusan Budidaya Rumput Laut serta Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan yang merupakan sekolah gratis, serta satu Madrasah Aliyah di Kemujan.

Transportasi

Transportasi paling umum digunakan untuk ke Karimunjawa adalah kapal dari Semarang dan Jepara. Dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kapal Kartini I (kapal cepat) berangkat setiap Sabtu pukul 9 pagi ke Karimunjawa dan kembali dari Karimunjawa setiap Minggu siang, lama penyebrangan 2-3 jam.

Dari Pelabuhan Kartini,Jepara terdapat Kapal Muria yang berangkat setiap dua hari sekali,lama penyebrangan kapal ekonomi ini +/- 6 jam pelayaran. perlu diperhatikan untuk jadwal kapal dari pelabuhan Jepara biasanya berangkat hari selasa,kamis,sabtu jam 9 pagi dan dari karimunjawa menuju jepara rabu,jumat,minggu jam 8 pagi. jadwal ini bisa berubah sesuai dengan cuaca atau ombak di laut jawa. seandainya terjadi gelombang tinggi maka pihak perhubungan di pelabuhan tidak akan memberikan izin pelayaran, dan jadwal keberangkatan kapal akan berubah mengikuti perubahan cuaca. Pelabuhan jepara juga bisa membawa Mobil dan motor untuk diseberangkan ke Karinjawa.

Jalur udara dapat ditempuh dari Bandara Ahmad Yani, Semarang menuju Bandar Udara Dewa Daru di Pulau Kemujan dengan pesawat sewa jenis CASSA 212 yang disediakan oleh PT. Wisata Laut Nusa Permai (Kura-Kura Resort). Waktu tempuh kurang lebih 30 menit.

Tempat kuliah yg ku tuju...

pusing ga maaaauuuu kuliah ke marnat tapi papa mama pengennya jadi dokter gigi..waktu snmptn sempet pesimis apakah saya kan masuk k universitas negri yg diharapkan atau tidak tapi dimana saya ditempatkan biarlah disitu saya bisa menjadi terang dan garam..tapi pas ngerjain soal snmptn saya optimis bisa masuk PTN kata temen saya Tuhan punya 1001 cara klo emank kata Tuhan kita bersekolah di sana..klo kata Tuhan saya kul d sana saya yakin dan percaya Tuhan akan memudahkan saya masuk Teknologi Pangan dgn CraNya.. :'(semoga nanti akhir bulan dapet kabar yg menggembirakan ya Tuhannn :) AMIN