Monday, June 27, 2011

MANADO

Kota Manado adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara. Kota Manado seringkali disebut sebagai Menado. Motto Sulawesi Utara adalah Si Tou Timou Tumou Tou, sebuah filsafat hidup masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi, yang berarti: "Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain" atau "Orang hidup untuk menghidupkan orang lain". Dalam ungkapan bahasa Manado, sering kali dikatakan: "Baku beking pande" yang secara harafiah berarti "Saling menambah pintar dengan orang lain

Tempat-tempat Wisata di Sulawesi Utara yang Wajib dikunjungi

Taman Safary Naemundung

Taman Safari Naemundung ini memiliki banyak hewan yang berbeda dari Taman safari biasanya. Taman safari ini memiliki salah satu keunikannya sehingga banyak sekali wisatawan yang berkunjung kemari hanya untuk melihat kera terkecil didunia yang memiliki berat hanya 250 gram. Disana juga terdapat babi rusa bercula khas Sulawesi, macam-macam jenis burung tropis, dan jenis-jenis hewan lainnya.

Pulau Siladen

Pulau Siladen terdapat di sebelah timur laut Bunaken Kecamatan Bunaken sekitar 8 mil dari pusat Kota yang dapat ditempuh selama 45 menit dengan menggunakan kapal motor. Pulau Siladen ini memiliki luas sebesar 31,25 ha. Banyak wisatawan yang berkunjung ke pulau ini karena Pulau Siladen terkenal dengan pasir putihnya yang putih dan sangat indah. Disana kita dapat menikmati taman laut dengan sightseeing (berkeliling), naik perahu berkaca (katamaran), snorkeling (berenang memakai alat pernapasan), diving (menyelam) dan photography underwater (foto bawah laut); serta berjemur badan di pantai.

Danau Tondano

Letak Danau Tondano berada diketinggian 600 mdpl dan luasnya sekitar 4.278 Ha. Untuk sampai disana, kita harus melewati Kota Tomohon, kota yang belakangan tersohor karena aneka ragam tanaman bunga yang dihasilkannya sehingga disebut sebagai Kota Bunga. Disana terdapat beberapa fasilitas yang disediakan diantaranya yaitu seperti bungalow, kolam renang, dan restoran. Pihak pengelola juga menyediakan jasa penyewaan mobil, peralatan renang, dan perahu engkol.

Taman Nasional Bunaken

Pada awalnya Bunaken adalah pulau karang (atol). Luas wilayahnya sekitar 887,5 hektare. Taman Bunaken terdapat sekitar 7 mil dari Pelabuhan Manado yang dapat ditempuh selama 35 menit dari pusat kota dengan menggunakan kapal motor. Taman Laut Bunaken merupakan salah satu taman laut yang indah yang pernah ada di Indonesia. Wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. Lautnya terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant).

Bukit Kasih

Bukit Kasih terletak di daerah Tomohon, tepatnya di kaki Gunung Soputan. Bukit Kasih memiliki nama yang cukup unik karena nama tersebut memiliki pengertian bahwa disana terdapat tempat-tempat ibadah yang saling berdekatan satu dengan yang lainnya, disana menunjukan simbol bahwa semua agama dapat hidup berdampingan dan saling mengasihi. Di Bukit Kasih terdapat gereja Katolik, gereja Kristen, Vihara, Mesjid, dan Pura.

Diatas ini adalah sebagian dari tempat wisata di Manado yang wajib kita kunjungi karena sebagai Warga Negara Indonesia kita harus mendukung dan melestarikan kebudayaan yang ada supaya kebudayaan yang ada di Indonesia ini tidak hilang begitu saja. Wisatawan asing saja banyak sekali yang datang ke Manado untuk menikmati tempat-tempat wisata yang ada.

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang sebelumnya bernama Dumoga Bone, memiliki berbagai keunikan ekologi sebagai kawasan peralihan geografi daerah Indomalayan di sebelah Barat dan Papua-Australia di sebelah Timur (Wallaceae Area).

Obyek wisata petualangan ini obyek wisata bagi para pelancong untuk mengenal fauna endemik yang menghuni taman nasional ini seperti anoa, burung taon, kuskus, babi, rusa, dan burung Maleo, kera berkepala hitam, kelelawar raksasa pemakan buah, burung enggang, dan tarsier.

Pantai Bolaang Mongondow

Di pantai Bolaang Mongondow terdapat Pulau Molosing, dan Pulau Tiga yang menjadi kawasan wisata pasir putih yang halus, dan banyak dikunjungi wisatawan.

Pulau Lembeh

Di kota ini juga terdapat pemandangan yang menarik yaitu bentangan pulau yang cukup besar di depan pelabuhan dikenal dengan Pulau Lembeh yang cocok untuk lokasi wisata menyelam, dan menikmati keindahan bawah laut.

Selat Lembeh memiliki taman laut yang indah dengan spesies ikan yang beraneka ragam dan hidup pada terumbu karang. Wisatawan mancanegara tinggal di Pulau Lembeh dengan berbagai fasilitas wisata bahari.

Air Terjun Nguralawo

Obyek lainnya adalah Air Terjun Nguralawo di desa Binala Kecamatan Tamako, jaraknya 6 Km dari pusat kota Tamako. Menurut legenda dinamakan Nguralawo karena zaman dulu air terjun ini menjadi tempat pemandian para bidadari (putri kayangan).

Pantai Kora-Kora

Berada di Desa Kapataran, sekira satu jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum dari Tondano, Pantai kora-Kora adalah tempat yang tenang yang menjanjikan ketenangan dari kesibukan perkotaan. Anda dapat berenang, mandi sinar matahari, berperahu, dan melakukan aktivitas menyenangkan lainnya.

Manado

Saat ini Manado telah berkembang menjadi kota besar dengan masyarakatnya yang kosmopolitan. Ibukota provinsi Sulawesi Utara ini merupakan kota yang bersih dengan penduduknya yang ramah. Standar ekonomi penduduk Manado disebut-sebut sebagai yang tertinggi di wilayah timur Indonesia.

Pulau Bunaken

Terkenal di seluruh dunia karena keindahan taman lautnya dan kecantikan pantai dengan karang-karang lautnya. Bunaken disebut-sebut memiliki kecantikan alam bawah air yang paling spektakuler di dunia di mana aneka bentuk terumbu karang, gua-gua, dan lembah bawah air bersatu padu dihiasi bunga karang dan aneka ikan berwarna-warni.

Hewan laut seperti kura-kura dan ikan lumba-lumba juga kerap terlihat di kawasan Bunaken. Aneka bentuk koral berwarna-warni di sekitar Pulau Bunaken telah menjadi daya tarik bagi wisatawan manca negara untuk datang menyelam dan snorkeling.

Di Pulau Bunaken terdapat sisa-sisa bangkai pesawat terbang militer dari masa Perang Dunia II yang juga didatangi wisatawan sebagai salah satu daya tarik wisata di tempat ini.

wisata kuliner

1. Pusat Bubur Manado (Jl Wakeke - Ada Hotel New Queen)
2. NASI KUNING SEROJA (Jl Diponegoro depan Sekolah Kristen Eben Haezar-Manado)
3. NASI KUNING TERNATE (Dekat Fresh Bakery)
4. RM Rajawali (Jl Sudirman Dekat Swiss Bell Hotel Manado)
5. ES TJI MEI (Jl Sudirman-Paal 2 Manado)
6. RESTAURANT CITY EXTRA (Malalayang Pantai - Jl. Trans Sulawesi)
7.Ikan Bakar di Kalase

Taman Laut, Patung Yesus, dan Buah Tangan

Jika sudah tiba di Manado, pasti tak terbayang alias bingung mengurutkan tempat mana saja yang akan dituju. Pasalnya, tak terhitung place of interest yang tersebar di Manado. Sebut saja Taman Nasional Bunaken yang merupakan kawasan konservasi perairan dengan luas 79.065 ha. Dan, terdiri dari dua bagian terpisah yaitu bagian Utara meliputi lima pulau masing-masing Pulau Bunaken, Siladen, Manado Tua, Mantehage dan Pulau Nain, serta wilayah pesisir Desa Molas, Desa Meras, Tongkaina dan Tiwoho. Sementara itu, bagian selatan meliputi pesisir desa-desa yaitu Desa Popo, Teling, Kumu, Pinasungkulan, Rap-rap, Sondaken, Wawontulap dan Poperang.

Taman Nasional Bunaken memiliki keanekaragaman hayati pesisir dan laut serta tiga ekosistem utama perairan tropis Indonesia, yaitu: Terumbu Karang, Hutan Bakau dan Padang Lamun. Beruntung kami menginap di Hotel Santika Seaside Resort Manado, sebab hanya butuh waktu sekitar 20 menit perjalanan dari dermaga hotel menuju Taman Nasional

Bunaken, dengan perahu motor. Di taman inilah kebesaran sang pencipta benar-benar teruji dengan menghasilkan maha karya nan fenomenal. Jika ingin menyelam atau sekedar berkunjung ke Bunaken, Thalassa 5* Dive Center Manado siap membantu wisatawan dan menjelajah area menyelam yang dihuni makhluk eksotis.

Kami juga sempat mengunjungi perumahan paling elit di kota Manado, Citraland "The City of Blessing". Tagline perumahan tersebut memang bukan sembarang kata-kata. Pasalnya, di area inilah dibangun patung Yesus, yang dinamai Monumen Yesus Memberkati. Patung ini dibangun di ketinggian 242 meter di Kelurahan Pinaleng. Tingginya 30 meter, berarti lebih tinggi 3 meter dari Patung Yesus di Timor Leste.

Manado harus bangga karena memiliki patung Yesus tertinggi di Asia. Bahkan, di tingkat dunia, Monumen Yesus Memberkati yang digagas Ciputra sang tokoh properti terkenal itu berada di urutan ketiga sebagai patung tertinggi setelah Patung Kristus Penebus di Rio De Janeiro-Brazil dan Patung Liberty di New York-Amerika Serikat.

Posisi lay-out patung ini cukup unik karena tampak seperti melayang. Setidaknya, proses pengerjaan selama 2 tahun yang mengambil di Jakarta dan Manado itu membuahkan maha karya sensasional. Posisi melayang itu sendiri merupakan penggambaran dari Yesus bangkit dari kematian lalu memberkati murid-muridnya sebelum melayang menuju ke surga.

Jika di Manado, tampaknya tak lengkap jika belum berkunjung ke Merciful Building yang berlokasi di Kompleks Ruko Wanea Plaza. Ini adalah tempat membeli buah tangan termasuk makanan industri unggulan di Sulawesi Utara. Tempat ini mengadopsi konsep Open Pabric sehingga para pengunjung bisa melihat secara langsung proses pembuatan makanan secara detail dan higienis. Ada sekitar 41 produk unggulan Sul-Ut yang bisa diborong sebagai oleh-oleh. Seperti, manisan pala, sirup dodol, kembang gula dan selai pala, berbagai olahan dari tepung sagu seperti kue Bagea & Bangket, ada pula Kcang Goyang, Kacang Tore, Halua Kenari, Klaper Koek, Dodol Kenari, Abon Ikan Cakalang Fufu, Abon Ikan Roa, keripik singkong, keripik talas, aneka macam roti dan donat, hingga aneka produk busana dan aksesoris.

Thursday, June 16, 2011

MAKANAN KHAS JOGJAKARTA

ke JOGJA harus wisata kuliner :D

Bakpia Khas Pathuk



Gado-Gado dan Lotek



Gudeg



sejarah gudeg "makanan aja punya sejaraha ga mau kalah diaa hahahah" :
Sejarah Gudeg Yang Menjadi Makanan Khas Jogja
Share
0
email
share
Do you like this story?

Sejarah Gudeg Dan Bahan-bahan Gudeg Dan Gudeg Makanan Khas Jogja
Gudeg, makanan khas jogja ini adalah salah satu makanan khas yang diminati oleh beberapa orang, rasanya yang khas dan manis membuat orang mudah ingat dengan makanan yang satu ini, gudeg adalah buah nangka muda (gori) direbus di atas tungku sekitar 100 derajat celcius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya. Sebagai lauk pelengkap, daging ayam kampung dan telur bebek dipindang yang kemudian direbus. Sedangkan rasa pedas merupakan paduan sayur tempe dan sambal krecek.

Gori atau nangka muda, adalah bahan baku utama gudeg yang lebih umum dikenal. Sebab di masa lalu, bahan baku ini sangat mudah diperoleh di kebun-kebun milik masyarakat Jogyakarta, dulu orang Jogya hanya mengenal satu jenis gudeg, yakni gudeg basah. Gudeg kering dikenal setelahnya, sekitar 57-an tahun dari saat sekarang ini. Hal ini setelah orang-orang dari luar Jogja mulai membawanya sebagai oleh-oleh. Keuntungannya, gudeg pun tumbuh sebagai home industry makanan tradisional di Jogja.

Nasi Pecel



Pecel Lele



Sate Klathak

Sunday, June 12, 2011

Guru Kesayangan gw yang kedua

Guru bahasa indonesia Bu ki Hajar dewantara sangat merindukan guru ini..guru yang suka gossip..hahaha..lucu..penuh tawa..yg paling sedih ketika guru ini menangis waktu kelulusan makasih bu :D guru yg sabar ngadepin kita padahal kita suka gangguin ni guru huaaaaaaaaaaaa...BARU PERTAMA KALI SAYA MENCINTAI BAHASA INDONESIA KARENA IBU...bahasa INDONESIA pelajaran yg sangat menyenangkan buat saya walaupun kata orang" itu pelajaran yg mudah.. terll mengampangkan sekali mereka tapi bagi gw bahasa indonesia pelajaran yang susah dn MENYENANGKAN :)


Hal yang ga akan terlupakan #nostalgia

Foto bareng guru yang kata" temen" guru paling menyebalkan tapi gw seneng guru ini dan ga bisa gw pungkiri baru pertama kali gw disentimenin ma guru awalnya ga suka tapi lama" gw terima dgn apa yg guru ini mksd saya termasuk anak nakal di pelajaran dy..why?? gw suka tidur dikelas...suka dpt nilai jelek setiap pelajaran dy *ga pernah mau beljar pelajaran AGAMA* Gimana guru ga sebel ma kelakuan gw suka ngelawan lg.. but banyak" kejadian lucu yg ga akan terlupakan sampe" gw dibilang sobatnya guru ini..MAKASIH BAPAK.. :))


Thursday, June 2, 2011

T.T

ketika semuanya udah berubah dan itu semua taak lagi sama hikzzzz numpang curhattttt :P

sesi foto bareng ma sodara :)






Karimun Jawa *nanti liburan k sana semoga jadi wkwkkwkw *












Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare, Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Berdasarkan legenda yang beredar di kepulauan, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang prihatin atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Dengan maksud mendidik, Sunan Muria kemudian memerintahkan putranya untuk pergi ke sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" (kabur) dari puncak Gunung Muria agar si anak dapat memperdalam dan mengembangkan ilmu agamanya. Karena tampak "kremun-kremun" maka dinamakanlah pulau tersebut Pulau Karimun.

Ekosistem

Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau.

Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah.

Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus.

Penduduk

Karimunjawa berpenduduk lebih dari 8.000 jiwa di lima pulau yang berpenghuni. Tiga suku utama yang menghuni Karimunjawa adalah suku Jawa yang bertani dan memproduksi alat kebutuhan rumah tangga, suku Bugis yang adalah pelaut andal sehingga berprofesi sebagai nelayan, dan suku Madura yang juga berprofesi sebagai nelayan tetapi memiliki kelebihan membuat ikan kering.

Pendidikan di Karimunjawa sudah menjangkau sampai tingkat SMU. Selain memiliki sekitar 10 SD (lima di Karimun, tiga di Kemujan dan masing-masing satu di Parang dan Genting), Karimunjawa juga memiliki satu SMP, Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan SMK Negeri jurusan Budidaya Rumput Laut serta Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan yang merupakan sekolah gratis, serta satu Madrasah Aliyah di Kemujan.

Transportasi

Transportasi paling umum digunakan untuk ke Karimunjawa adalah kapal dari Semarang dan Jepara. Dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kapal Kartini I (kapal cepat) berangkat setiap Sabtu pukul 9 pagi ke Karimunjawa dan kembali dari Karimunjawa setiap Minggu siang, lama penyebrangan 2-3 jam.

Dari Pelabuhan Kartini,Jepara terdapat Kapal Muria yang berangkat setiap dua hari sekali,lama penyebrangan kapal ekonomi ini +/- 6 jam pelayaran. perlu diperhatikan untuk jadwal kapal dari pelabuhan Jepara biasanya berangkat hari selasa,kamis,sabtu jam 9 pagi dan dari karimunjawa menuju jepara rabu,jumat,minggu jam 8 pagi. jadwal ini bisa berubah sesuai dengan cuaca atau ombak di laut jawa. seandainya terjadi gelombang tinggi maka pihak perhubungan di pelabuhan tidak akan memberikan izin pelayaran, dan jadwal keberangkatan kapal akan berubah mengikuti perubahan cuaca. Pelabuhan jepara juga bisa membawa Mobil dan motor untuk diseberangkan ke Karinjawa.

Jalur udara dapat ditempuh dari Bandara Ahmad Yani, Semarang menuju Bandar Udara Dewa Daru di Pulau Kemujan dengan pesawat sewa jenis CASSA 212 yang disediakan oleh PT. Wisata Laut Nusa Permai (Kura-Kura Resort). Waktu tempuh kurang lebih 30 menit.